Media komunikasi adalah suatu alat atau sarana
yang digunakan untuk menyampaikan pesan dari komunikator kepada khalayak.
Teori Media
Teori Semiotik pesan
media sangat menarik dari sudut
pandang semiotik atas campuran sebuah simbol yang diatur secara spasial dan
kronologis untuk menciptakan sebuah pesan , kesan, dan penyampaian sebuah
gagasan untuk memunculkan sebuah makna dari khalayak.
Teori Sosiokultural pesan
media yang disampaikan untuk
sosialisasi dan kulturisasi serta penempatan sebuah makna yang bisa memunculkan
sebuah argumentasi dari khalayak kepada media agar dapat memberikan sebuah
informasi yang berkarakter dan tidak menimbulkan SARA.
Teori Sosiopsikologis
teori yang mengabungkan antara
sosial dan psikologis dari audiens yang menikmati sebuah media
Teori Sibernitika
pengaruh dari opini khalayak dari
suatu isi media adalah sebuah fenomena yang sangat menarik atau bisa dikatakan
sebagai teori “spiral ketenangan” menunjukan bahwa komunikasi interpersonal dan
media berjalan bersama dalam perkembangan opini masyarakat.
Teori Kritis
implikasi budayalebih luas, dalam
beberapa hal teori kritis ini disebutkan bahwa banyak ideologi atau paham dari
sebuah pemilik media yang seharusnya dapat dikritisi oleh khalayak agar tidak
ada keberpihakan dalam penyampaian suatu informasi.
Metafora Media
Menurut Joshua Meyrowitz media
komunikasi memliki tiga metafora yang mewakili sudut pandang media, antara
lain :
Media sebagai Vessel
sebuah gagasan bahwa media adalah
pembawa pesan yang netral
Media sebagai Bahasa
media memiliki unsur struktural
dalam penyampaian informasi dan tata kalimat yang dirancang menjadi satu
kesatuan yang disebut dengan bahasa.
Media Sebagai Lingkungan
metafora ini dilandasi dengan
gagasan bahwa hidup didalam lingkungan dengan berbagai informasi yang
disebarkan dengan beragam kecepatan,ketepatan, dan kemampuan dalam melakukan
interaksi.
Fungsi Media Komunikasi, Menurut Marshall Mc Luhan
Efektifitas
media komunikasi akan mempermudah
kelancaran dalam penyampaian informasi.
Efisiensi
media komunikasi akan mempercepat
penyampaian dalam sebuah informasi.
Konkrit
media komunikasi akan membantu
mempercepat isi pesan yang memiliki sifat abstrak.
Motivatif
media komunikasi akan lebih
atraktif dan memeberikan sebuah informasi yang dapat dpertanggungjawabkan.
Fungsi media Komunikasi, Menurut Burgon Dan Huffner
Efisiensi penyebaran informasi
penghematan dalam segi biaya,
tenaga, pemikiran dan waktu.
Memperkuat eksistensi informasi
media komunikasi yang hi-tech dapat
membuat informasi ataupun pesan lebih berkesan terhadap komunikan.
Menghibur
media komunikasi dapat menyenangkan
dan lebih menarik bagi audiens.
Kontrol Sosial
media komunikasi sebagai pengawasan
dalam sebuah kebijakan sosial
Jenis-Jenis Media Komunikasi,Berdasarkan Fungsi Media
Fungsi produksi
media komunikasi sangat berguna
agar menghasilkan sebuah informasi.
Fungsi reproduksi
media komunikasi berguna untuk
dapat meproduksi ulang dan mengggandakan sebuah informasi.
Fungsi penyampai informasi
media komunikasi berfungsi untuk
dapat mengkomunikasikan dan menyebarluaskan pesan kepada komunikan sebagai
sasaran informasi.
Karakteristik Media Komunikasi
Karateristik dalam media Intra Personal
pikiran merupakan umpan balik yang
diterima oleh pribadi seseorang dan hanya memutar dalam diri sendiri,arus pesan
yang disampaikan adalah persepsi yang memusat, efek yang dihasilkan dalam karakteristik
intrapersonal adalah sikap dan prilaku.
Karateristrik Inter Personal
seluruh panca indera digunakan
sebagai umpan balik dari sebuah informasi yang disampaikan, melalui kode
tertulis, lisan, isyarat serta arus pesan dua arah dan mempunyai efek terhadap
sikap yang tinggi dan rendah terhadap kognitif.
Karateristik Media Massa
bersifat melembaga, satu arah,
meluas dan serempak serta menggunakan peralatan teknis atau mekanis dan
bersifat terbuka.
Karateristik media publik
diterima oleh semua alat indera
baik lisan maupun isyarat arus pesan yang disampaikan bisa satu atau dua rah banyak
dan terbatas serta memiliki efek tinggi terhadap perilaku, akan tetapi rendah
terhadap kognitif.
Bentuk Media Komunikasi
Media Cetak
segala jenis barang/media
komunikasi yang dapat dilakukan melalui proses pencetakan dan dapat
dipergunakan sebagai sarana penyampaian pesan atau informasi. Contoh :
surat kabar, buku, brosur, majalan dan buletin.
Media visual atau media pandang
penerimaan pesan yang tersampaikan
melalui panca indera dan dapat dilihat . Contoh : gambar dan Foto.
Media audio
penerimaan pesan yang tersampaikan
dengan melalu indera pendengaran. Contoh: Radio dan Tape recorder.
Media Audio visual aid (AVA)
media komunikasi yang dapat dilihat
dan juga dapat didengar, untuk mendapatkan informasi secara bersamaan.
Contoh : televisi.
Jangkauan Penyebaran Media Komunikasi
Media Komunikasi Eksternal
media komunikasi yang dapat
dipergunakan untuk dapat menjalin sebuah hubungan dan menyampaikan sebuah
informasi dengan pihak luar. Media komunikasi yang sering digunakan
adalah :
- Media cetak media komunikasi tercetak dan tertulis agar dapat menjangkau publik ekternal, seperti pemilik saham, konsumen, pelanggan dan mitra kerja.[10]
- Media elektronik
Radio adalah sebuah alat eletronik yang
dihgunakan sebagai media komunikasi dan informasi. Radio dapat memberikan rangsangan
terhadap pendengaran. Dengan radio seseorang bisa mendapatkan sebuah informasi
dan berbagai peristiwa yang penting dan baru serta acara hiburan yang
menyenangkan.pengertian radio menurut ensiklopedi indonesia adalah penyampaian
pesan informasi dengan pemanfaatan gelombang elektromagnetik bebas yang
memiliki frekuensi kurang dari 300GHz (panjang gelombang lebih besar dari 1mm).
Televisi adalah sebuah alat penangkap
siaran yang menghasilkan gambar atau visualisasi. Kata televisi berasal dari
kata tele yang artinya jauh dan vision yang artinya jauh, dan dapat dijelaskan
bahwa televisi adalah tampak atau dapat dilihat dari jarak jauh.
Internet adalah jaringan komputer yang
terhubung secara internasional dan tersebar di seluruh dunia. Internet adalah media
komunikasi yang berbasis dengan teknologi informasi. Keunggulan media
komunikasi internet adalah mudah,cepat,murah, dan dapat dijangkau sampai
seluruh dunia. Internet adalah jaringan komputer yang terkoneksi secara global
dan dapat berkomunikasi secara bebas dan dapat bertukar sebuah informasi.
Media Komunikasi Internal
Media komunikasi internal adalah
sarana penyampaian informasi di antara publik internal yang bersifat
non-komersial. Baik penerima ataupun pengirim informasi adalah orang dari
publik internal. Media yang digunakan secara internal adalah:[14]
Telephone digunakan sebagai alat komunikasi
untuk menyampaikan pesan secara langsung melalui suara antara komunikan dan
komunikator serta hasil yang disampaikan dapat dirasakan secara langsung.[15]
Surat merupakan media komunikasi internal
dalam bentuk tertulis yang dilakukan oleh sender untuk memberikan informasi
kepada receiver. Akan tetapi, respon yang didapati tidak secara langsung
membutuhkan waktu serta biaya.[16]
Papan Pengumuman penyampaian informasi
secara internal melalui papan pengumuman hanya untuk memberikan sebuah
informasi dari receiver kepada publik internal.[17]
House journal (Majalah Bulanan) sebagai
media cetak dan tertulis. Penyampaian informasi tidak dilakukan secara
langsung. Akan tetapi, seorang reporter atau pencari berita membutuhkan waktu
untuk mencari sebuah informasi yang benar dan akurat,serta dapat dipercaya.[18]
Printed material (Media Komunikasi dan
Publikasi berupa Bahan Cetakan)sebagai media komunikasi yang dicetak seperti
pamflet dan brosur hanya memberikan informasi kepada publik.[19]
Media pertemuan dan Pembicaraan media
pertemuan seperti diskusi ataupun rapat menjadi media komunikasi,penyampaian
pesan secara internal agar kalangan tersebut bisa menyamakan dalam satu
persepsi.[20]
Elemen Media Komunikasi
Ilmuan media bernama Art
Silverblatt mengidentifikasi ada tujuh elemen dasar sebagai media komunikasi
baru, antara lain adalah :
- Keterampilan berpikir secara kritis untuk dapat mengembangakan penilaian independen terhadap suatu media.berpikir secara kritis adalah sebuah esensi dasar.
- Pemahaman terhadap sebuah proses komunikasi massa, sebagai komponen dan mengetahui media dalam beroperasi
- Kesadaran akan dampak media terhadap invidu dan masyarakat. Kesadaran agar khalayak tidak terjebak dalam sebuah informasi yang tidak dapat dipertanggunjawabkan sebuah keaslian berita atau informasi.
- Strategi untuk menganalisis dan mendiskusikan pesan media. Khalayak dapat meyerap dan juga memilih sebuah media yang memberikan sebuah informasi yang akurat dan terpercaya.
- Sebuah kesadaran akan isi dari sebuah media atau teks yang menyediakan sebuah wawasan bagi kehidupan.
- Kemampuan untuk dapat menikmati, memahami dan menghargai dari isi media.
- Pengembangan keterampilan produksi yang efektif dan bertanggung jawab.
Keterampilan Melek Media Komunikasi
- Kemampuan dan kemauan melakukan suatu usaha untuk dapat memahami suatu isi media, memberi perhatian dan menyaring terhadap gangguan.
- Pemahaman dan pengharagaan kepada kekuatan pesan media.
- Kemampuan untuk dapat membedakan reaksi emosional dan rasional ketika menilai ataupun merespons isi media.[22]
- Pengembangan ekspektasi yang lebih tinggi terhadap media.
- Pengetahuan terhadap kesepakatan akan suatu genre atau aliran untuk dapat mengenali sebuah aliran dapat digabungkan dengan media lain.
- Kemampuan berfikir secara kritis tentang isi media dan tidak terlalu peduli dengan kredibilitas sumber apabila suatu informasi masih bersifat rancu.
- Pengetahuan tentang bahasa yang dipakai kalangan berbagai media dan memahami pengaruhnya.
Aplikasi Dan Implikasi
- Media sebagai komunikasi pendukung pembentukan khalayak
Teori McLuhan menstimulasi cara
pandang baru terhadap gagasan dan bahasan subjek untuk memahami suatu proses
komunikasi secara lebih luas dan terarah.Dan variabel dari komunikasi
memberikan gambaran dalam pengaruh terhadap media.Pengaruh media terhadap
masyarakat dapat dilihat dari beralihnya masyarakat lisan menjadi masyarakat
tulisan,dimana masyarakat pada zaman dahulu untuk menyampaikan sebuah informasi
mengunakan suara untuk menyapaikan suatu pesan, kemudian pada saat ini apabila
ingin menyampaikan sebauh pesan dapat dikirim melalui sebuah SMS.
- Institusi media memiliki peran penting dalam produksi budaya
Faktanya media memang sangat
mempengaruhi budaya dan tingkah laku serta pola pikir masyarakat.pengaruh
melalui media terhadap saluran interpersonal merupakan bagian integral dari
suatu budaya yang berskala dan besar seperti televisi dan media cetak.Banyak
para ahli yang menyatakan bahwa individu memiliki kendali besar atas hasil
transaksi media dalam kehidupan masyarakat.
- Audiens atau masyarakat penikmat media ikut serta dalam pesan media
Audiens dianggap populasi yang
sangat besar dapat hasil dari suatu transaksi media yang bisa dijadikan dua
khalayak sebagai khalayak pasif dan khalayak aktif,keduanya adalah penikmat
media.Akan tetapi dapat menjadi dua kategori yang difergen,dimana khalayak
pasif akan jauh lebih menerima suatu pesan yang diberikan media tanpa ada
penyortiran untuk kelayakan dalam pembentukan karakter atapun dalam kehidupan
sehari-hari. Sedangkan masyarakat yang aktif lebih memilih suatu isi pesan yang
akan disampaikan media.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar