Minggu, 22 November 2015

MEDIA KOMUNIKASI



Media komunikasi adalah suatu alat atau sarana yang digunakan untuk menyampaikan pesan dari komunikator kepada khalayak.

 

Teori Media

Teori Semiotik pesan

media sangat menarik dari sudut pandang semiotik atas campuran sebuah simbol yang diatur secara spasial dan kronologis untuk menciptakan sebuah pesan , kesan, dan penyampaian sebuah gagasan untuk memunculkan sebuah makna dari khalayak.

 

Teori Sosiokultural pesan

media yang disampaikan untuk sosialisasi dan kulturisasi serta penempatan sebuah makna yang bisa memunculkan sebuah argumentasi dari khalayak kepada media agar dapat memberikan sebuah informasi yang berkarakter dan tidak menimbulkan SARA.

 

 

Teori Sosiopsikologis

teori yang mengabungkan antara sosial dan psikologis dari audiens yang menikmati sebuah media

 

Teori Sibernitika

pengaruh dari opini khalayak dari suatu isi media adalah sebuah fenomena yang sangat menarik atau bisa dikatakan sebagai teori “spiral ketenangan” menunjukan bahwa komunikasi interpersonal dan media berjalan bersama dalam perkembangan opini masyarakat.

 

Teori Kritis

implikasi budayalebih luas, dalam beberapa hal teori kritis ini disebutkan bahwa banyak ideologi atau paham dari sebuah pemilik media yang seharusnya dapat dikritisi oleh khalayak agar tidak ada keberpihakan dalam penyampaian suatu informasi.

Metafora Media

Menurut Joshua Meyrowitz media komunikasi memliki tiga metafora yang mewakili sudut pandang media, antara lain :

 

Media sebagai Vessel

sebuah gagasan bahwa media adalah pembawa pesan yang netral

 

Media sebagai Bahasa

media memiliki unsur struktural dalam penyampaian informasi dan tata kalimat yang dirancang menjadi satu kesatuan yang disebut dengan bahasa.

 

Media Sebagai Lingkungan

metafora ini dilandasi dengan gagasan bahwa hidup didalam lingkungan dengan berbagai informasi yang disebarkan dengan beragam kecepatan,ketepatan, dan kemampuan dalam melakukan interaksi.

 

 

Fungsi Media Komunikasi, Menurut Marshall Mc Luhan

 

Efektifitas

media komunikasi akan mempermudah kelancaran dalam penyampaian informasi.

 

 

Efisiensi

media komunikasi akan mempercepat penyampaian dalam sebuah informasi.

 

Konkrit

media komunikasi akan membantu mempercepat isi pesan yang memiliki sifat abstrak.

 

Motivatif

media komunikasi akan lebih atraktif dan memeberikan sebuah informasi yang dapat dpertanggungjawabkan.

 

 

Fungsi media Komunikasi, Menurut Burgon Dan Huffner

 

Efisiensi penyebaran informasi

penghematan dalam segi biaya, tenaga, pemikiran dan waktu.

 

Memperkuat eksistensi informasi

media komunikasi yang hi-tech dapat membuat informasi ataupun pesan lebih berkesan terhadap komunikan.

Menghibur


media komunikasi dapat menyenangkan dan lebih menarik bagi audiens.

 

Kontrol Sosial

media komunikasi sebagai pengawasan dalam sebuah kebijakan sosial

 

 

Jenis-Jenis Media Komunikasi,Berdasarkan Fungsi Media

 

Fungsi produksi

media komunikasi sangat berguna agar menghasilkan sebuah informasi.

 

Fungsi reproduksi

media komunikasi berguna untuk dapat meproduksi ulang dan mengggandakan sebuah informasi.

 

Fungsi penyampai informasi

media komunikasi berfungsi untuk dapat mengkomunikasikan dan menyebarluaskan pesan kepada komunikan sebagai sasaran informasi.

 

 

Karakteristik Media Komunikasi

 

Karateristik dalam media Intra Personal

pikiran merupakan umpan balik yang diterima oleh pribadi seseorang dan hanya memutar dalam diri sendiri,arus pesan yang disampaikan adalah persepsi yang memusat, efek yang dihasilkan dalam karakteristik intrapersonal adalah sikap dan prilaku.

 

Karateristrik Inter Personal

seluruh panca indera digunakan sebagai umpan balik dari sebuah informasi yang disampaikan, melalui kode tertulis, lisan, isyarat serta arus pesan dua arah dan mempunyai efek terhadap sikap yang tinggi dan rendah terhadap kognitif.

 

Karateristik Media Massa

bersifat melembaga, satu arah, meluas dan serempak serta menggunakan peralatan teknis atau mekanis dan bersifat terbuka.

 

Karateristik media publik

diterima oleh semua alat indera baik lisan maupun isyarat arus pesan yang disampaikan bisa satu atau dua rah banyak dan terbatas serta memiliki efek tinggi terhadap perilaku, akan tetapi rendah terhadap kognitif.

 

 

Bentuk Media Komunikasi

 

Media Cetak

segala jenis barang/media komunikasi yang dapat dilakukan melalui proses pencetakan dan dapat dipergunakan sebagai sarana penyampaian pesan atau informasi. Contoh : surat kabar, buku, brosur, majalan dan buletin.

 

Media visual atau media pandang

penerimaan pesan yang tersampaikan melalui panca indera dan dapat dilihat . Contoh : gambar dan Foto.

 

Media audio

penerimaan pesan yang tersampaikan dengan melalu indera pendengaran. Contoh: Radio dan Tape recorder.

 

Media Audio visual aid (AVA)

media komunikasi yang dapat dilihat dan juga dapat didengar, untuk mendapatkan informasi secara bersamaan. Contoh : televisi.

Jangkauan Penyebaran Media Komunikasi

 

Media Komunikasi Eksternal

media komunikasi yang dapat dipergunakan untuk dapat menjalin sebuah hubungan dan menyampaikan sebuah informasi dengan pihak luar. Media komunikasi yang sering digunakan adalah :
  1. Media cetak media komunikasi tercetak dan tertulis agar dapat menjangkau publik ekternal, seperti pemilik saham, konsumen, pelanggan dan mitra kerja.[10]
  2. Media elektronik
Radio adalah sebuah alat eletronik yang dihgunakan sebagai media komunikasi dan informasi. Radio dapat memberikan rangsangan terhadap pendengaran. Dengan radio seseorang bisa mendapatkan sebuah informasi dan berbagai peristiwa yang penting dan baru serta acara hiburan yang menyenangkan.pengertian radio menurut ensiklopedi indonesia adalah penyampaian pesan informasi dengan pemanfaatan gelombang elektromagnetik bebas yang memiliki frekuensi kurang dari 300GHz (panjang gelombang lebih besar dari 1mm).

Televisi adalah sebuah alat penangkap siaran yang menghasilkan gambar atau visualisasi. Kata televisi berasal dari kata tele yang artinya jauh dan vision yang artinya jauh, dan dapat dijelaskan bahwa televisi adalah tampak atau dapat dilihat dari jarak jauh.

Internet adalah jaringan komputer yang terhubung secara internasional dan tersebar di seluruh dunia. Internet adalah media komunikasi yang berbasis dengan teknologi informasi. Keunggulan media komunikasi internet adalah mudah,cepat,murah, dan dapat dijangkau sampai seluruh dunia. Internet adalah jaringan komputer yang terkoneksi secara global dan dapat berkomunikasi secara bebas dan dapat bertukar sebuah informasi.

 

Media Komunikasi Internal

Media komunikasi internal adalah sarana penyampaian informasi di antara publik internal yang bersifat non-komersial. Baik penerima ataupun pengirim informasi adalah orang dari publik internal. Media yang digunakan secara internal adalah:[14]
Telephone digunakan sebagai alat komunikasi untuk menyampaikan pesan secara langsung melalui suara antara komunikan dan komunikator serta hasil yang disampaikan dapat dirasakan secara langsung.[15]

Surat merupakan media komunikasi internal dalam bentuk tertulis yang dilakukan oleh sender untuk memberikan informasi kepada receiver. Akan tetapi, respon yang didapati tidak secara langsung membutuhkan waktu serta biaya.[16]

Papan Pengumuman penyampaian informasi secara internal melalui papan pengumuman hanya untuk memberikan sebuah informasi dari receiver kepada publik internal.[17]

House journal (Majalah Bulanan) sebagai media cetak dan tertulis. Penyampaian informasi tidak dilakukan secara langsung. Akan tetapi, seorang reporter atau pencari berita membutuhkan waktu untuk mencari sebuah informasi yang benar dan akurat,serta dapat dipercaya.[18]
Printed material (Media Komunikasi dan Publikasi berupa Bahan Cetakan)sebagai media komunikasi yang dicetak seperti pamflet dan brosur hanya memberikan informasi kepada publik.[19]
Media pertemuan dan Pembicaraan media pertemuan seperti diskusi ataupun rapat menjadi media komunikasi,penyampaian pesan secara internal agar kalangan tersebut bisa menyamakan dalam satu persepsi.[20]

 

 

Elemen Media Komunikasi

Ilmuan media bernama Art Silverblatt mengidentifikasi ada tujuh elemen dasar sebagai media komunikasi baru, antara lain adalah :
  • Keterampilan berpikir secara kritis untuk dapat mengembangakan penilaian independen terhadap suatu media.berpikir secara kritis adalah sebuah esensi dasar.
  • Pemahaman terhadap sebuah proses komunikasi massa, sebagai komponen dan mengetahui media dalam beroperasi
  • Kesadaran akan dampak media terhadap invidu dan masyarakat. Kesadaran agar khalayak tidak terjebak dalam sebuah informasi yang tidak dapat dipertanggunjawabkan sebuah keaslian berita atau informasi.
  • Strategi untuk menganalisis dan mendiskusikan pesan media. Khalayak dapat meyerap dan juga memilih sebuah media yang memberikan sebuah informasi yang akurat dan terpercaya.
  • Sebuah kesadaran akan isi dari sebuah media atau teks yang menyediakan sebuah wawasan bagi kehidupan.
  • Kemampuan untuk dapat menikmati, memahami dan menghargai dari isi media.
  • Pengembangan keterampilan produksi yang efektif dan bertanggung jawab.

 

 

Keterampilan Melek Media Komunikasi

  • Kemampuan dan kemauan melakukan suatu usaha untuk dapat memahami suatu isi media, memberi perhatian dan menyaring terhadap gangguan.
  • Pemahaman dan pengharagaan kepada kekuatan pesan media.
  • Kemampuan untuk dapat membedakan reaksi emosional dan rasional ketika menilai ataupun merespons isi media.[22]
  • Pengembangan ekspektasi yang lebih tinggi terhadap media.
  • Pengetahuan terhadap kesepakatan akan suatu genre atau aliran untuk dapat mengenali sebuah aliran dapat digabungkan dengan media lain.
  • Kemampuan berfikir secara kritis tentang isi media dan tidak terlalu peduli dengan kredibilitas sumber apabila suatu informasi masih bersifat rancu.
  • Pengetahuan tentang bahasa yang dipakai kalangan berbagai media dan memahami pengaruhnya.

 

 

Aplikasi Dan Implikasi

  • Media sebagai komunikasi pendukung pembentukan khalayak
Teori McLuhan menstimulasi cara pandang baru terhadap gagasan dan bahasan subjek untuk memahami suatu proses komunikasi secara lebih luas dan terarah.Dan variabel dari komunikasi memberikan gambaran dalam pengaruh terhadap media.Pengaruh media terhadap masyarakat dapat dilihat dari beralihnya masyarakat lisan menjadi masyarakat tulisan,dimana masyarakat pada zaman dahulu untuk menyampaikan sebuah informasi mengunakan suara untuk menyapaikan suatu pesan, kemudian pada saat ini apabila ingin menyampaikan sebauh pesan dapat dikirim melalui sebuah SMS.
  • Institusi media memiliki peran penting dalam produksi budaya
Faktanya media memang sangat mempengaruhi budaya dan tingkah laku serta pola pikir masyarakat.pengaruh melalui media terhadap saluran interpersonal merupakan bagian integral dari suatu budaya yang berskala dan besar seperti televisi dan media cetak.Banyak para ahli yang menyatakan bahwa individu memiliki kendali besar atas hasil transaksi media dalam kehidupan masyarakat.
  • Audiens atau masyarakat penikmat media ikut serta dalam pesan media
Audiens dianggap populasi yang sangat besar dapat hasil dari suatu transaksi media yang bisa dijadikan dua khalayak sebagai khalayak pasif dan khalayak aktif,keduanya adalah penikmat media.Akan tetapi dapat menjadi dua kategori yang difergen,dimana khalayak pasif akan jauh lebih menerima suatu pesan yang diberikan media tanpa ada penyortiran untuk kelayakan dalam pembentukan karakter atapun dalam kehidupan sehari-hari. Sedangkan masyarakat yang aktif lebih memilih suatu isi pesan yang akan disampaikan media.

STRATEGI KOMUNIKASI



A. Pengertian Strategi Komunikasi
Keberhasilan kegiatan komunikasi secara efektif banyak ditentukan oleh penentuan strategi komunikasi. Di lain pihak jika tidak ada strategi komunikasi yang baik efek dari proses komunikasi (terutama komunikasi media massa) bukan tidak mungkin akan menimbulkan pengaruh negatif. Sedangkan untuk menilai proses komunikasi dapat ditelaah dengan menggunakan model-model komunikasi. Dalam proses kegiatan komunikasi yang sedang berlangsung atau sudah selesai prosesnya maka untuk menilai keberhasilan proses komunikasi tersebut terutama efek dari proses komunikasi tersebut digunakan telaah model komunikasi.

B.Teori Strategi Komunikasi
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiGWFTm4SccAcvFH0rfCHTtncsBYZ5gM06ENq-lBd5HTY4LqZTrQMKHnt4OL5pWutL1IcSklRO02OU5BR7qQpmKMXcfyFHvAe9yOUl4OiT075XUplzYHterue0ePcNeij0WMu6Cd73C-e8/s400/teori+strategi+komunikasi.jpg
C.Ruang Lingkup Strategi Komunikasi
            1.Objektif yang jelas dan menentukan semua ikhtiar diarahkan untuk mencapai pemahaman yang jelas.
            2.Memelihara inisiatif.
            3.Konsentrasi, dengan memusatkan kekuatan yang besar untuk waktu dan tempat yang menentukan.
            4.Fleksibilitas
            5.Kepemimpinan yang memiliki komitmen dan terkoordinasi.
            6.Kejujuran.
            7.Keamanan



D.Tujuan Sentral Komunikasi terdiri atas tiga tujuan utama, yaitu :
            1.Komunikan mengerti akan pesan yang diterimanya
            2.Penerimaan pesan oleh komunikan itu kemudian dibina
            3.Kegiatan dimotivasikan

E. Faktor Pendukung Strategi Komunikasi :
            1.Mengenali sasaran Informasi.
            2.Faktor Situasi dan Kondisi
            3.Pemilihan media Komunikasi
            4.Pengkajian tujuan komunikasi
            5.Peranan komunikator dalam Informasi
            6.Daya tarik sumber
            7.Kredibilitas Sumber

Empat factor penting yang harus diperhatikan dalam menyusun strategi informasi, yaitu :
           
1.Mengenal Khalayak. (Khalayak itu aktif, jadi bukan hanya terjadi saling hubungan, tetapi juga saling memperngaruhi)
            2.Menyusun pesan.(menentukan tema dan materi, mampu membangkitkan perhatian, karena awal efektivitas dalam komunikasi ialah bangkitnya perhatian dari khalayak terhadap pesan2 yang disampaikan)
            3.Menetapkan Metode(menurut cara pelaksanaannya dan bentuk isinya)
                        -metode menurut pelaksanaannya : redundancy(mempengaruhi dengan mengulang2 pesan kepada khalayak) dan canalizing(mempengaruhi dan mengubah pola pikir khalayak ke arah yg kita kehendaki)
                        -metode menurut isinya : informative(lebih ditujukan pada penggunaan pola pikir khalayak,dilakukan dalam bentuk pernyataan dll), persuasive(mempengaruhi khalayak dengan jalan membujuk, edukatif(memberikan suatu ide kepada khalayak berdasarkan fakta dengan tujuan mengubah tingkah laku manusia ke arah yg diinginkan), dan Kursif (mempengaruhi khalayak dengan jalan memaksa)
            4.Pemilihan media Komunikasi(Memilih salah satu/ bbrpa media komunikasi tergantung pada tujuan yg akan dicapai)

Secara umum strategi komunikasi dilakukan melalui 10 tahapan, yaitu :
1.Analisis Program/Masalah                 6.Perencanaan Kegiatan Pengembangan Media
2.Analisis Situasi                                 7.Produksi Dan UjiCoba Media
3.Analisis Khalayak                             8.Penggunaan Media
4.Tujuan Komunikasi                          9.Media Monitoring dan Sistem Pengelolaan Informasi
5.Strategi Komunikasi                          10.Evaluasi dan Analisis Masalah

Pemahaman tentang Pengertian Strategi Komunikasi dan Ruang Lingkupnya akan membantu keberhasilan program kehumasan, marketing, atau aktivitas komunikasi dalam sebuah instansi, perusahaan, atau organisasi, maupun individu.